Pinggiran Tapi Visioner dan Kebangkitan Olahraga Tenis Meja

Dulu, dulu banget. Sebelum muncul istilah millennials dan revolusi industry 4.0, pernah ada sebuah kebanggaan tersendiri ketika mendengar olahraga tenis meja di Indonesia.

Sekitar tahun 1970-an kala itu, dari olahraga cabang tenis meja ini pernah melahirkan para atlet hebat, salah atunya Sugeng Utomo dan Beatrix Pieters.

Sekitar tahun 1970-an kala itu, dari olahraga cabang tenis meja ini pernah melahirkan para atlet hebat, diantaranya Sugeng Utomo dan Beatrix Pieters.

Tahun 1980an, nama Anton Suseno muncul sebagai atlet tenis meja yang menjadi penerus Sugeng Utamo yang pernah sukses bermain tenis meja di Swedia sebagai atlet professional. Dasawarsa berikutnya, di tahun 1990 an, Rossy Pratiwi Dipoyanti dan atlet tenis meja lainnya juga mengharumkan nama Indonesia dengan menyapu bersih tujuh mendali emas di SEA Games.

Berbagai informasi yang Redaksi himpun, dominasi Indonesia di olahraga tenis meja mulai meredup seiring dengan mulai menggeliatnya Singapura melakukan naturalisasi petenis meja asal China dan kemampuan para petenis meja di kawasan Asean lainnya yang mulai meningkat.

Rasa kangen yang tinggi terhadap prestasi Indonesia di cabang olahraga tenis meja ini, melahirkan banyak komunitas tenis meja di Indonesia. Salah satunya adalah Pinggiran Tapi Visioner yang disingkat dengan nama PING TV dengan jumlah anggotanya mencapai 1700 orang.

Komunitas ini bermula dari grup di facebook yang dibuat oleh para pegiat tenis meja, diantaranya adalah Yuditia Novianto asal Lampung, Ahmad Beni asal KalTim dan Yana Husain asal Garut. PING TV dibentuk atas dasar semangat jiwa sosial yang kuat serta memiliki tekad yang sama untuk membangkitkan kembali prestasi olahraga tenis meja dan melahirkan bibit-bibit baru petenis meja di Indonesia.

Nggak cuman ngumpul-ngumpul dan bernostalgia, sebagai langkah konkritnya PING TV menggelar rangkaian kegiatan kopdar bersama para anggotanya setiap tahun sejak komunitas itu dibentuk di tahun 2015.

Selain diskusi dan sharing banyak hal dalam silaturahim tahunan, PING TV juga mengasah kemampuan para anggotanya bermain tenis meja lewat sebuah kompetisi persahabatan.

Baru-baru ini, PING TV menggelar turnamen tenis meja Brother Camp VII PING TV di GOR Gotong Royong Subang selama dua hari (16-17 Februai 2019) yang diikuti sekitar 500 peserta dari perwakilan setiap daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari dari tanggal 16-17 Februari 2019 yang dibuka langsung oleh Wakil bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.

Well, kita tunggu gebrakan-gebrakan berikutnya dari Pinggiran Tapi Visioner dan komunitas tenis meja lainnya. Semoga bisa membawa angin segar bagi semua pecinta olahraga tenis meja di Indonesia.

Yang nggak kalah pentingnya lagi, semoga prestasinya bisa menyamai bulutangkis yang sudah digandrungi sama masyarakat kita. Setuju?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *